Sunday, 9 October 2011

Kemana

Kemana



Telah lama
Tak mencoba
Mengarami cinta
Di bait bait rasa
Kian menua

Sendiri membaca
Di diri mengeja
Sampai mana kita?



A. Sasmita
Purwodadi,
14 September 2011

Saturday, 8 October 2011

Arti


Arti




Aku biarkan menghitam
Memukimi rongga dada dan ingatan
Seperti sisa sisa malam
Tersia sia
Sendiri tersiksa

Air mata hanya kata
Suka atau duka
Siapa yang tau artinya?



A. Sasmita
Pati,
02 September 2011

Friday, 7 October 2011

Disini

Disini



Rembulan atau lampu itukah yang bercahaya
Sementara angin setia menari
Mengirisi kulit tubuh kian ke pagi
Tik tak jam aku sangka mimpi
Tak taunya ia hanya rindu yang sendiri
Aku masih memelukmu disini
Disini
Benar benar disini
Hati


Mungkin kepulan asap yang akan mengungkap
Ia hanya lewat
Atau terbaca lengkap
Di belakang
Di belakang
Di belakang

Punggung kian jalang
Seperti layar
Seperti layar
Seperti layar



A. Sasmita
Pati,
01 September 2011 


Thursday, 6 October 2011

Burung Nasar


Burung Nasar


Akulah si burung Nasar
Yang kembali ke sarang
Membawa cerita malam
Dari perjalanan panjang

Sungguh aku ingin bercerita
Tentang kisah resah para pendosa
Tentang desah basah para pemangsa
Tentang bagaimana aku dan dia
Juga mereka saling bercinta
Memagut liar liur di mulut yang bau kentut
Merapal mantera sambil membusungkan dada
Karena kamilah penguasa
Juga kadang kami saling sikut
Berebut segala macam untuk isi perut

Shtt!
"Jangan ribut!"

Ini rahasia kita





A. Sasmita
Purwodadi, 
13 Agustus 2011


Tuesday, 4 October 2011

Asing


Asing


Dingin pun sedang sendiri
Menatap getir getar sanubari
Menancap pada derap urat nadi
Menancap pula pada hati
Menatap pula sunyi yang berlari

Sunyi itukah yang berlari?

Atau

Sunyi itulah yang berani?




A. Sasmita
Purwodadi,
12 Agustus 2011

Saturday, 30 July 2011

Sigaran nyawa (dua)

Sigaran nyawa (dua)


Akhirnya kita berjodoh
Seharum waktu meramu kisah
Di ranum senyum bebunga hati

Semua tak lagi diam
Juga tak lagi padam
Di gula gila lelaku batu

Yang melangkah genggam harapan
Yang ukiri janji arah awal tujuan
Yang susuri jalan jalan garis tangan
Denganmu, Ning
Hanya denganmu

Tanpa ragu berperahu
Arungi debar getar laut kehidupan
Kita telah naikan layar

Karena aku telah pinang Tuhan
Melingkar manis di jari tangan





A. Sasmita
Purwodadi,
20 April 2011

Tuesday, 26 July 2011

Pecandu







Pecandu



Tiba tiba langit ungu
Dan malam seperti jalan yang berliku
Di nadiku bulan putih telah bersemayam
Lahirkan bentuk lain kehidupan
Yang mungkin bagi kalian adalah kapal yang karam

Siapa yang tau, aku menghisap harapan
Tentang segala yang telah mengendap
Tentang segala yang tak pernah genap
Gelap, sesak dan pengap

Kata siapa aku terperangkap?
Kata siapa aku terperangkap!

Cukup biarkan aku mengerang
Cukup biarkan aku meregang
Mati sendiri
Tak terkenang

Siapa yang tau, aku menghisap harapan



A. Sasmita
Purwodadi,
20 Juli 2011