Sunday, 17 October 2010

Hening

Hening

Apa yang aku tau tentang kehidupan?..

Ketika
Betapa tanya mendera dada
Betapa mengapa menjawab tak berkata

Ketika
Betapa nafas menyerupa kapas
Betapa angin menderu ingin

Dan
Betapa bebas, lepas mengukir kertas
. . . . .

Ada gemulai kau di mataku
Ada geliat kau di hatiku

Nona, apakah kau tau dimana surga?

Ya. Tuhan..
Senandung ini tak dapat ku bendung


Walau aku hening


Ning



Purwodadi,
13 Oktober 2010

Angin

Angin


Kadang sejuk yang di reguk
Kadang gigil yang dingin

Dan mungkin menjadi makin yang ingin

Malam ini bagai demam
Tegukanya manis redam dendam
Sayup sayup sayap sayap kalam
Merendam langit yang tak pernah padam

Kekasih, Tuhan tak diam



Purwodadi,
12 Oktober 2010

Friday, 15 October 2010

Sore ini begitu anna

Sore ini begitu anna

'Sore..'
Ku sapa
Nadanada pun birama
Telah..membelah
Bahkan pun sudah
Cerita yg lama tak ku buka..entah

Sore ini begitu anna
Mengelana jiwa
Rasarasa pun jelma

Ruh ku terbang menyingkap pada tiapsetiap
Sudutsudut pengap
Aku tergagap
Selain mungkin harap

Saat kata yg tak sempat pun senyap
Dengarlah!
: sesungguhnya aku ada pada sore ini yg begitu anna..

Memang aku
Rindu biru
Kamu itu
Yg dahulu..

Pada nama yg begitu anna

.......
Suatu kala
Kita temu jua

Rembang, 7 3 10

Pagi

Pagi

Pagi ini
Sungguh tak layak menepi
Pun hampiri
Sisasisa mimpi
Laksana tali kakang ia lepas kendali
Lariberlari
Ubah arah hari
Ku cari
Ku nyanyi
Ku bahkan pun selain bunyi
Kata puisi
Tak ada yg abadi
Kecuali diri
Yg memang ini
Dan begini

Pagi sungguh tak ku mengerti...
Yg terjadi

Purwodadi, 10 maret 2010

Thursday, 14 October 2010

Gelisah

Gelisah

Baru ku tulis gelisah
Penapena ku goyah
Tak berarah..
Resah
Gundah

Berganti rasarasa bersalah..
Sangat, sungguh bersalah..

Luluh..
Raih..
Pasrah..
?!...


.......

Purwodadi, 12 maret 2010

Jiwa

Jiwa

Kakikaki telanjang melangkah jelang jalan pulang nun terjal bentang..
Pada sore berjingga yg terserabut benangbenang..
Di megamega ku layang pandang..
Pengganti peluk dekap sayang..
.......
Perjalanan ini merantai ku
Pada senja jingga pun cumbu
Senja jingga yg ronamerona selalu

Di jiwa ku
Jiwa mu
Pada jiwajiwa kita
Senja seroja..


Rembang, 14 maret 2010

Wednesday, 13 October 2010

Jingga

Jingga

: Jingga
Ku sebut namanya jingga..
Seiring searah membelah langkah yg membara
Bahkan pun tak ada bayangan aku dapat lewatinya..kecuali bersama jingga
Pernah suatu waktu kita berencana kejar cakrawala raih mahkota ratna nan tiara di atas mega..
Sungguh kelopakberkelopak bunga mekar nain indahnya Kami pun jua sampai disana
Singgasana dewadewi nirwana
........
Ku sebut namanya jingga..
Beringsut mendekat dalam dekap teramat dekap..rekat pun ku peluk ku peluk..erat sungguh erat tanpa sekat
Masih pun ku peluk dekap rekat bahkan pun saat jingga lelap
Ku sebut namanya jingga..
Saat malam beranjak kelam tak ku temui temaram
''ia terbenam tenggelam, jingga!''
Ku untai adonan mimpi..ku gula'i disini..masih dg dekap peluk rekat yg makin erat..
Ku putus kan untuk lelap
.........
Pagi ku buka mata
Tak kudapati ia
: Siapa? Namanya?
Kucari kepenjuru pori tak kutemui
Disini pd dekap peluk rekat pun erat...tak terlihat
Aku belingsat..
.......
Ku sebut namanya .... Ia?!
Siapa? Siapa? Atau apa?
O' aku lupa...sungguh terlupa...
Ku kaiskais mimpi
Malam ku arungi tetap tak jua ku dekap ku peluk ku rekat ku erat hingga pun ku lelap..ku tak dapati
.........
Sekarang..
Ku sebut namanya kenang..

Rembang, 14 maret 2010