Friday, 31 December 2010

Harapan

Harapan


Inikah ketetapan?
Dan mata mata menatap
Di tangan tangan lelah
Menengadah gundah

Hati, adalah wajah
Siapa yang retak
Siapa yang pecah
Lihat! Lihatlah kami

Mohon, beri kami bibit pohon
Agar dapat kami tanam
Di ladang ladang zaman

Kami anak anakmu
Jangan biarkan mati

Masa depan masih sendiri


A. Sasmita
Rembang,
19 Desember 2010

Jam

Jam


Ada desah tajam
Di tengah malam
Resahmu retak
Pecah berserak

Tik tak tik tak
Tak tik tak tik

Tik tik tak tak
Tak tak tik tik

Tik tak tak tik
Tak tik tik tak




Teng!

Pukul 01:15
Semua harus lepas

Birahi ditumpas
Ranjang napas

Jangan cemas




A. Sasmita
Rembang,
19 Desember 2010

Thursday, 30 December 2010

Mati

Mati

Mati
Berpeti
Di hati

Malam ini
Sendiri
Ngopi

Mimpi
Mau apa lagi



A. Sasmita
Rembang,
18 Desember 2010

Wednesday, 29 December 2010

Perjalanan

Perjalanan

Waktu waktu berbatu
Menancap di kakiku
Ada darah membercak
Terpeta di jejak

Kekasih, aku lakilaki
Kau perempuan
Aku kaki kaki
Dan kau jalan

Susuri saja
Walau air mata




A. Sasmita
Rembang,
18 Desember 2010

Tuesday, 28 December 2010

Kumbang

Kumbang


Hay, kembang
Ada kumbang
Di matamu
Meramu senyum
Kau yang merindu

Hay, kembang
Aku mata air embun
Melamun di pucuk daun
Mati di pijar matahari

Ah, nyeri




A. Sasmita
Purwodadi,
18 Desember 2010

Monday, 27 December 2010

Lahirlah

Lahirlah

Kekasih, lahirlah!
Kalau malam buramkan mata
Kau dapat tajamkan rasa

Biar bulan enggan bicara
Karena mendung bertahta

Kekasih, ada angin yang berbisik
Di dingin dinding dinding hati
Di sana ku tulis: kau

Kekasih, lahirlah!
Bersama cinta, aku titip di angin

Dengarlah bisiknya

"Aku mencintaimu"

Purwodadi,
17 desember 2010

Sunday, 26 December 2010

Camar

Camar

Camar, kepakan!
Kepakan sayapmu
Tak perlu kau ragu
Karena ragu senantiasa abu
Bikin sesak paru!

Camar, terbanglah!
Terbang
Tak perlu bimbang
Karena bimbang senantiasa kembang
Lambat cepat layu dan tumbang

A. Sasmita
Purwodadi,
15 Desember 2010