Menjaring laut
"Gagal"
A. Sasmita
Purwodadi,
21 Januari 2010
Friday, 4 February 2011
Thursday, 3 February 2011
Rasa
Rasa
Rasa itu
Gulagula simfoni
Nyanyian merdu
Koloni bidadari
Tiap mimpi mimpi
Rasa itu
Bagai bertapa
Memanja dupa
Merapal doa doa
Bermantera
Di harapan
Laut
Di tatapan
Tak surut
Rasa itu
Gulagula simfoni
Dalam hati
Ning
A. Sasmita
Purwodadi,
21 januari 2011
Rasa itu
Gulagula simfoni
Nyanyian merdu
Koloni bidadari
Tiap mimpi mimpi
Rasa itu
Bagai bertapa
Memanja dupa
Merapal doa doa
Bermantera
Di harapan
Laut
Di tatapan
Tak surut
Rasa itu
Gulagula simfoni
Dalam hati
Ning
A. Sasmita
Purwodadi,
21 januari 2011
Wednesday, 2 February 2011
Angel
Angel
: Sahabatku sang pencinta
Katakan apa Angel itu bersayap
Membakarmu tanpa asap
Terbangkan jarakmu yang ia
Angkasa tempat dewadewi bercinta
Cinta terdidik karena rasa
Rasa hati gelora di sanubari
Mencipta puisi sunyi
Kepada malam
Mengadu doa doa
Tak perlu menghamba tiada
Semua hanya dapat kita terka
Seperti membaca cakrawla
Tak terbatas nyata
Aku, kau dan siapa
Karena cinta
Kita adanya
A. Sasmita
Purwodadi,
20 Januari 2011
: Sahabatku sang pencinta
Katakan apa Angel itu bersayap
Membakarmu tanpa asap
Terbangkan jarakmu yang ia
Angkasa tempat dewadewi bercinta
Cinta terdidik karena rasa
Rasa hati gelora di sanubari
Mencipta puisi sunyi
Kepada malam
Mengadu doa doa
Tak perlu menghamba tiada
Semua hanya dapat kita terka
Seperti membaca cakrawla
Tak terbatas nyata
Aku, kau dan siapa
Karena cinta
Kita adanya
A. Sasmita
Purwodadi,
20 Januari 2011
Tuesday, 1 February 2011
Adil
Adil
Apa hanya yang punya bedil
Apa hanya yang bertangan bathil
Adil senantiasa membuat kita kerdil
Ayo berpikir!
A. Sasmita
Purwodadi,
19 Januari 2010
Apa hanya yang punya bedil
Apa hanya yang bertangan bathil
Adil senantiasa membuat kita kerdil
Ayo berpikir!
A. Sasmita
Purwodadi,
19 Januari 2010
Monday, 31 January 2011
Sunday, 30 January 2011
Keranda
Keranda
Mengiring jasad tanpa nama
Ke pusara
Di liang tanah
Gundukan duka basah
Air mata
Air mata
Lembab berdoa
Cinta taburan bunga
Siapa Dia
Siapa kita
Harnya berdua
Berbicara
Tentang dosa
A. Sasmita
Rembang,
16 Januari 2010
Mengiring jasad tanpa nama
Ke pusara
Di liang tanah
Gundukan duka basah
Air mata
Air mata
Lembab berdoa
Cinta taburan bunga
Siapa Dia
Siapa kita
Harnya berdua
Berbicara
Tentang dosa
A. Sasmita
Rembang,
16 Januari 2010
Saturday, 29 January 2011
Kaca
Kaca
Di kaca
Apa yang terbaca
Di sana
Ia berbicara
Berlomba loba
Berlobi ria
Beraja angkara
Air mata jelata
Berbola bola
Menelaga
Cinta
Telah tiada
Cinta
Telah tiada
Cinta
Telah tiada
Digundik harta
Tahta dan wanita
Ah, betapa kita
Ternyata purba
A. Sasmita
Rembang,
16 Januari 2011
Di kaca
Apa yang terbaca
Di sana
Ia berbicara
Berlomba loba
Berlobi ria
Beraja angkara
Air mata jelata
Berbola bola
Menelaga
Cinta
Telah tiada
Cinta
Telah tiada
Cinta
Telah tiada
Digundik harta
Tahta dan wanita
Ah, betapa kita
Ternyata purba
A. Sasmita
Rembang,
16 Januari 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)






