Friday, 7 January 2011

Sajak angka

Sajak angka


Satu, Tuhanku
Dua, Tuhanku dan aku
Tiga, Tuhanku, aku dan kau
Empat, Tuhanku, aku, kau dan Tuhanmu
Lima, sudahlah! Masa aku tulis Pancasila?



A. Sasmita
Rembang,
26 Desember 2010

Thursday, 6 January 2011

Kau

Kau

Kau si hitam penunggu cawan
Berdentam aroma rawan
Malam ini di terang bulan
Langit berdansa salsa dengan awan

Aku hirup asapasap sesat
Nadiku pucat tercekat
Riwayat apa yang lewat
Aku sekarat

Kau masih saja nikmat
Tanpa sebab membebat

Ayat kemana ayat?



A. Sasmita
Rembang,
24 Desember 2010

Wednesday, 5 January 2011

Laut

Laut

Menyeberangi lautan malam
Ia yang telanjang
Adakah itu untai mimpi
Jumpa datar daratan

Tak ada gemintang utara
Tak ada kelip nyala suar
Aku gemetar tak gentar terkapar

Akulah nahkoda tanpa kapal
Tanpa kompas tanpa layar
Tak berjangkar

Mungkinkah aku arungimu
Jika semua bagimu tak di aku

Aku terpikat pekat
Erat terikat

Lautmu yang maut



A. Sasmita
Purwodadi,
24 Desember 2010

Tuesday, 4 January 2011

Petik putik kupetik


Petik putik kupetik

Apa tanda tanda itu
Macam nada nada
Senar senar gitar terpetik
Di jari jarimu lentik

Ada aura suara
Bergetar di dada
Dinding bermelodi
Inikah nyanyi sebuah hati

Tumbuh dan berbunga
Cantik, elok mempesona
Harum, ranum tersenyum
Dalam semakin dalam

Lalu ketika matahari siang membakar
Aku menjelma perdu dan belukar
Putikmu menjelma sayap
Aku serbuksari, ingin kau kudekap

Dan garis garis tangan itu
Menuju arah sebuah pintu
Bolehkah aku ketuk, aku buka
Kupetik kau cinta


A. Sasmita
Purwodadi,
24 Desember 2010

Monday, 3 January 2011

Hening


Hening


Tersenyumlah engkau Hening
Duka tak sertamerta menjadi akhir cerita
Penutup malam malam dengan mimpi meroda air mata

Hening, apa karena hari hari di bulan ini senantiasa berhujan
Lalu rinainya bertanya kemana arah akhir tujuan?
Dan berharap bukan hanya karena tangan tangan Tuhan

Hening, bukankah hujan itu tanda tanda kehidupan
Awal baru para pejalan
Serupa kau dan aku

He'ning, berjalanlah denganku
Susuri kisah kisahku yang dungu




A. Sasmita
Purwodadi,
23 Desember 2010

Sunday, 2 January 2011

Di menjelang magrib

Di menjelang magrib


Di menjelang magrib
Sayup sayap adzan
Mengepak di cakrawala
Senja berhujan untai doa
Di air yang sujud basah di pori
Kulitku
Kulitmu
Tak lagi api


A. Sasmita
Purwodadi,
22 Desember 2010

Saturday, 1 January 2011

Bertanya: hilang, kujawab: hilang?

Bertanya: hilang, kujawab: hilang?


Hilang
Siapa
Di mana
Apa
Bagaimana

Hilang?
Dia?
Di sana?
Cinta?
O, bisa ya?



A. Sasmita
Purwodadi,
22 Desember 2010